PRESIDIUM PUSAT

 

 

LEMBAGA MISSI RECLASSEERING REPUBLIK INDONESIA
 
 
 
(LMR-RI)

 

 

BERITA NEGARA NO.105 - LEMBARAN NEGARA NO.90

Surat Ketetapan Menteri Kehakiman RI. Nomor : J.A.5/105/5 tgl.12 Nopember 1954

Surat Ketetapan Menteri Kehakiman RI. Nomor : .J.H.7.1/6/2 tanggal 9 Juni 1956

 

 
 

 MENU UTAMA

<<< UNDER CONSTRUCTION <<<

 

Beranda

Statistik

Berita

Struktur

Registrasi

Kontak

 

Profile

Sejarah

Doktrin

Visi dan Misi

Tugas dan Fungsi

AD/ART

Ketua Umum

Sekretaris Jenderal

Info Anggota

 

 
 

USER ID

PASSWORD

 

 

 
Total Pengunjung : 0
Total Users Online
:
0
Total Free Member
:
0
Total Member Aktif
:
0
 

 

 

24 Desember 2007

LMR-RI dideklarasikan kembali di Bogor.

"Untuk pertama kalinya LMRRIonline diluncurkan di internet setelah diadakan deklarasi kembali di Hotel Sumeru Bogor tanggal 24 Desember 2007. Situs yang berisi informasi tentang reclasseering di Indonesia ini memperkenalkan diri kepada masyarakat agar dapat lebih dikenal dan diketahui mulai dari sejarah pendirian,visi dan misi,fungsi serta pekerjaan reclasseering untuk negara dan masyarakat seperti yang tercantum di dalam Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) pasal 14d s/d pasal 17. Untuk itu LMRRIonline selanjutnya akan berusaha memberikan informasi seluas-luasnya baik tentang reclasseering maupun berita tentang penegakan sopremasi hukum di Indonesia. Semoga informasi yang dihadirkan oleh LMRRIonline dapat bermanfaat dalam rangka mengembalikan harkat dan derajat bangsa serta penegakan keadilan.


Baca Detilnya Disini



 

 

 

PRESIDIUM PUSAT LEMBAGA MISSI RECLASSEERING REPUBLIK INDONESIA (LMR-RI) adalah suatu lembaga atau badan peserta hukum pertama sejak kemerdekaan Republik Indonesia yang berorientasi kepada masalah pemasyarakatan berdiri sejak tahun 1946 dan diaktakan di Jakarta tahun 1950. Mendapat 2(dua) ketetapan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia,Pertama, Ketetapan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor : J.A.5/105/5 tanggal 12 Nopember 1954, Berita Negara nomor 105 dan Tambahan Lembaran Negara nomor 90 tanggal 31 Desember 1954,LMR-RI diakui sebagai Badan Peserta Hukum untuk Negara dan Masyarakat, yang berhak untuk dan atas nama sendiri menjalankan dan mengalami tindakan yang dilindungi oleh hukum, mempunyai milik dan mempertahankan haknya di muka dan di luar pengadilan. Kedua, Ketetapan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor:J.H.7.1/6/2/56 tanggal 9 Juni 1956, yang merupakan pengakuan dari pemerintah secara resmi bahwa LMR-RI adalah perkumpulan reclasseering.

http://www.lmrri.or.id/

 

 

Hari/Tanggal :

SELAMAT DATANG

di

HALAMAN RESMI

PRESIDIUM PUSAT

LEMBAGA MISSI RECLASSEERING

REPUBLIK INDONESIA

( L M R - R I )

 

LMR-RI adalah suatu lembaga atau badan peserta hukum pertama sejak kemerdekaan Republik Indonesia yang berorientasi kepada masalah pemasyarakatan berdiri sejak tahun 1946.

 

 

MUKADIMMAH
  • Bahwa bangsa yang merdeka dan berdaulat adalah bangsa yang bebas dari segala bentuk belenggu penjajahan, maka sesuai dengan yang tertulis didalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 bahwa penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

  • Bahwa, pada masa permulaan kemerdekaan Indonesia, sekelompok pejuang dan patriot bangsa dengan tekad bulat mendirikan suatu badan reclasseering yang bertujuan membebaskan bangsa dan tanah air Indonesia dari belenggu penjajahan bangsa asing. Reclasseering adalah suatu upaya pelaksanaan pengawasan secara hukum dalam rangka memulihkan tingkatan martabat dan derajat manusia atau bangsa kepada klasifikasi kehidupan dan penghidupan yang lebih layak. Dengan melalui pelaksanaan reclasseering akan dapat ditemukan jalur keadilan hukum dan perlindungan hak azasi. Karena tanpa melalui reclasseering keputusan perkara kurang dapat memberi keyakinan bagi seorang terhukum.

  • Bahwa berdasarkan proklamasi kemerdekaan Indonesia, pembentukan badan reclasseering tersebut pada awalnya bertujuan untuk melakukan pembelaan terhadap terdakwa di muka pengadilan supaya mendapatkan pembebasan atau pengurangan hukuman dan memberikan perlindungan secara hukum bagi para pejuang dan tokoh-tokoh pergerakan nasional yang pada waktu itu menjadi tawanan perang ataupun narapidana untuk dilepaskan statusnya sebagai inventaris penjara menjadi orang yang merdeka. Hingga kemudian lahir badan hukum Lembaga Missi Reclasseering Republik Indonesia (LMR-RI) yang diresmikan di Jakarta pada tanggal 17 Agustus 1950.

  • Bahwa selanjutnya LMR-RI sesuai dengan penetapan Menteri Kehakiman Republik Indonesia Nomor : J.A.5/105/5 tanggal 12 Nopember 1954, Berita Negara nomor 105 dan Tambahan Lembaran Negara nomor 90 tanggal 31 Desember 1954, diakui sebagai Badan Peserta Hukum untuk Negara dan Masyarakat, yang berhak untuk dan atas nama sendiri menjalankan dan mengalami tindakan yang dilindungi oleh hukum, mempunyai milik dan mempertahankan haknya di muka dan di luar pengadilan. Kemudian setelah itu melalui penetapan Menteri Kehakiman RI. nomor: J.H.7.1/6/2/56 tanggal 9 Juni 1956, LMR-RI untuk kedua kalinya mendapatkan pengakuan dari pemerintah secara resmi sebagai perkumpulan reclasseering di Indonesia.

  • Bahwa karena tidak ada seorang pun yang kebal dosa dan kebal hukum, maka LMR-RI didirikan sebagai organisasi wahana perjuangan bangsa Indonesia mengemban hakiki tatanan reformasi dan pelayan mendampingi hukum dunia. Implementasi pembangunan watak bangsa yang profesional dalam rangka menegakan hukum negara serta resosialisasi kemanusiaan dituangkan dalam bentuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga LMR-RI.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 sedang perbaikan 31/01/2013--12.30
 

                                                        Copyright � 2013 LMRRIonline All Right Reserved.